Warga Minta Batalkan Pelantikan Kades Muara Sungai Terpilih - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 27 Desember 2019

Warga Minta Batalkan Pelantikan Kades Muara Sungai Terpilih


# Puluhan Warga Demo di Kantor DPRD

PRABUMULIH, BS.COM - Puluhan warga Desa Muara Sungai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Prabumulih, Jumat (27/12/2019).

Dimana dalam aksinya massa yang datang menggunakan 2 mobil pick up dan puluhan motor itu, meminta kepada anggota dewan untuk menunda pelantikan Kepala Desa (Kades) Muara Sungai terpilih.

Terlebih massa mengancam akan terjadi gejolak di desa mereka, bilamana Pemerintah Kota (Pemkot)Prabumulih tetap melantik kades yang diduga terindikasi politik uang atau money politik dalam pemilihan kepala desa (pilkades) pada 30 November lalu.

Unjuk rasa tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari jajaran Polres Prabumulih. Sayangnya aksi demo yang dilakukan di Kantor DPRD itu, perwakilan massa hanya bisa bertemu dengan satu anggota DPRD yakni Deliani SPd dan Sekwan Heriani. Sementara 24 anggota DPRD lainnya, sedang melakukan perjalanan dinas ke luar kota.

Menurut koordinator aksi Aswandi, pihaknya meminta agar pelantikan kades terpilih dibatalkan karena diduga melakukan kecurangan dengan membagikan uang kepada para pemilih. Bukan hanya itu, serta memberikan sanksi tegas berupa memerintahkan untuk mengundurkan diri secara sukarela bila terbukti bersalah.
“Kita juga meminta kasus ini diproses secara hukum, karena bukti-bukti sudah sangat jelas. Selain itu kami meminta DPRD Prabumulih membentuk tim pemeriksa, serta meminta aparat penegak hukum untuk mengecek penggunaan dana desa yang kurang transparan pengelolaannya,” kata Aswandi saat diwawancarai awak media, Jumat, (27/12).

Sementara perwakilan anggota DPRD Prabumulih, Deliani SPd didampingi Sekwan Heriani mengatakan aspirasi warga Muara Sungai akan ditampung dan akan ditindaklanjuti nanti.
“Aspirasinya kita terima. Nanti akan saya sampaikan langsung dengan Ketua DPRD. Setelah ada hasilnya akan kita teruskan ke Pemkot Prabumulih,” imbuhnya.

Massa yang kurang puas, lalu ingin berdemo ke Pemkot Prabumulih. Setelah diajak berkoordinasi dengan sejumlah anggota Polres Prabumulih, akhirnya hanya empat perwakilan massa diantar ke Pemkot Prabumulih untuk berdialog dengan pejabat pemkot. Disana empat warga diterima langsung Sekda dan Kepala DPMD. Sempat terjadi perdebatan yang sengit, sehingga tidak terjadi kesepakatan diantara keduannya.

Sekda Pemkot Prabumulih Elman ST ketika dimintai tanggapan terkesan menghindar dan tidak mau berkata banyak.
“Nantilah saya mau jumatan dulu,” kilahnya.

Sedangkan Kepala DPMD, Fauzan Akmal SSTP, MM mengatakan kalau sesuai perwako telah jelas. Mengenai laporan itu, informasinya sudah kadaluarsa.
“Laporannya sudah kadaluarsa. Kalau untuk dilakukan pembatalan pelantikan, kita lihat saja dan kita kaji dulu,” tukas pria mantan camat Prabumulih Timur Kota Seinggok Sepemunyian itu. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here