Ajari Kejujuran Siswa Lewat Kantin di Sekolah - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 31 Januari 2020

Ajari Kejujuran Siswa Lewat Kantin di Sekolah


PRABUMULIH, BS.COM - Salah satu program diprioritaskan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1, Kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel), yakni dengan mengajari siswa mereka kejujuran lewat kantin sekolah, yang sekolahan tersebut berada di Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur.

Gagasan sebuah kantin sekolah kejujuran tersebut oleh Kepala Sekolah (Kepsek) MAN 1 Prabumulih Muslim Arif, SPd, MSi sejak berapa bulan ia dipercaya pemerintah menjabat selaku kepala sekolah.
"Jadi kantin kejujuran sudah kita buka sejak saya disini," ujar Kepsek MAN 1 Prabumulih, Muslim Arif SPd, MSi, ketika dibincangi media ini berapa waktu lalu di ruangan kerjanya.

Dimana kantin sekolah kejujuran tersebut siswa mengambilkan sendiri makanan dan minuman yang mau dibelinya, lanjut dia, dan sebaliknya pun pula uang belanja itu mereka sendiri yang meletakkan didalam laci atau wadah disiapkan pihaknya.
"Artinya, juga termasuk sosok kembalian uang jajanan mereka siswa kita sendiri yang mengambilnya. Nah, hal ini dilakukan sekolah tak lain buat melatih mereka (siswa, red) kita supaya jujur dalam bebelanja. Dan begitupun hal lain sebagainya nanti," tambah pria mantan Kepala Sekolah (MAN) 1 Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan itu.

Dikatakannya, bukan cuma kantin kejujuran saja yang disiapkan termasuk pula seminggu sekali pihaknya menyediakan minuman gratis bagi lima ratusan siswa. Hal ini tak jauh berbeda guna mengajari murid gemar bersedekah, baik sekarang dan nantinya.
"Selain itu, sekolah sama juga menyiapkan program yang diprioritaskan seperti ruangan kelas belajar (RKB) ber-ac. Nah, ruangan ini kami siapkan buat murid-murid yang berprestasi sekolah akademik maupun non akademik," terangnya.

Terlebih, RKB yang disiapkan pihak untuk siswa berprestasi, tambah M Dafir SAg, bukan bermaksud membeda-bedakan ratusan siswa asal kelas 10,11 dan hingga kelas 12 tersebut.
"Namun sebaliknya dalam kontek ini semata-mata demi mengajari pelajar supaya berlomba-lomba dalam soal prestasi serta kebajikan. Sehingga dengan demikian, pelajar kita ikutan berlomba-lomba bagaimana caranya agar mereka dapat masuk ke dalam kelas belajar yang ber-ac itu," tukas pria yang kini menjabat selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum (Waka Kurikulum) MAN 1 dikonfirmasi terpisah, Jumat (31/1/2020) seraya menyebutkan siswa yang berprestasi juga dibebaskan iuran uang bulanan sekolah dan masih banyak lagi program unggulan lainnya. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here