Aktivitas Kedua Daerah Warga Terganggu - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 15 Januari 2020

Aktivitas Kedua Daerah Warga Terganggu


# Jalan Jembatan Sungai Medang- Tanjung Dalam Rusak Parah

PRABUMULIH, BS.COM COM - Rusaknya dua jembatan penghubung antara Kota Prabumulih dan Kabupaten PALI yang berada di Jalan Jembatan Raya Sungai Medang-Tanjung Dalam RT 01, RW 04 Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai Kota Prabumulih Sumatera Selatan.

Dan, bahkan salah satunya jembatan itu tak bisa dilalui karena sudah hancur akibat lumpuhnya akses jalan Prabumulih-PALI. Dengan demikian, sehingga jalur tersebut dialihkan ke Jalan Utama Payuputat-PALI.

Berdasarkan pantauan media ini dilapangan, kondisi jalan yang rusak berbanding terbalik dengan kondisi jalan menuju PALI. Jalan yang masuk wilayah PALI terlihat mulus dan rata sehingga akses masyarakat terpantau lancar.

Untuk diketahui kedua jembatan kayu dan satu box culvert yang berada di jalan tersebut mulai masuk wilayah Kabupaten PALI sampai saat ini berada di wilayah Prabumulih belum pernah diperbaiki. Hal ini pun dibenarkan Lurah Sungai Medang, Dedi Arman S, Kep.
“Daerah tersebut kan baru masuk dalam wilayah Prabumulih, jadi memang belum pernah direnovasi. Kalau dulu sebelum ada jembatan yang berada di Sungai Lematang dimana menghubungkan Prabumulih-PALI, jembatan tersebut hanya dilalui kendaraan roda dua saja. Baik warga yang akan ke kebun maupun ke PALI itu sendiri," ungkapnya.

Namun semenjak pengerjaan jembatan di Sungai Lematang selesai dibangun banyak kendaraan roda empat yang lewat disini. "Sementara dua jembatan kecil dan satu box culvert yang ada memang sudah rapuh,” terang Dedi ketika dibincangi, Rabu (15/01/2019).

Dikatakan Dedi jika wacana perbaikan dan pelebaran Jalan Raya Sungai Medang-Tanjung Dalam sudah ada persetujuan dari Walikota Prabumulih dan rencananya akan dilaksanakan pada 2020 ini, meskipun untuk waktu pelaksanaannya belum ada.
”Pak wali pernah mengecek langsung jalan tersebut, dan beliau sudah menyetujui untuk perbaikan dan pelebaran jalan itu. Namun, untuk pembangunan dua jembatan dan satu box culvert rencanya akan di ganti jembatan itu dan akan diambil alih Dinas PUPR Provinsi Sumsel, meskipun pembangunan jembatan hanya pembicaraan lisan saja belum ada surat usulan resminya," imbuhnya.

Suami Umi Kalsum S, ST ini juga mengatakan jika dari pihaknya memang belum pernah menyampaikan permasalahan rusaknya jembatan tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih baik secara usulan tertulis maupun pada saat reses.
"Namun, dirinya berharap dengan kondisi urgen saat ini bisa mendapatkan perhatian dari semua pihak dan secepatnya ditindak lanjuti kerusakan jalan jembatan tersebut. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here