Petani Padi di Muratara Baru Mulai Garap Lahan - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 29 Januari 2020

Petani Padi di Muratara Baru Mulai Garap Lahan


# Telat 4 Bulan Pasca Kekeringan

MURATARA, BS.COM -Sejumlah petani padi di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan (Sumsel) baru mulai menggarap lahan sawah mereka.

Masa tanam padi sawah ini sebenarnya sudah terlambat empat bulan karena wilayah itu dilanda kekeringan.
"Sebenarnya bulan Agustus tahun kemarin masa menanamnya, karena kemarau, kekeringan, jadi ditunda," kata salah seorang petani padi, Rusdi, Selasa (28/1/2020).

Ia dan para petani padi lainnya di Desa Bukit Langkap baru memulai menanam padi pada awal tahun ini karena curah hujan sudah normal.

Menurut Rusdi, para petani di desa itu menggarap sawah berdasarkan perkembangan cuaca agar tanaman padi tumbuh subur dan tidak gagal panen.
"Seperti biasa kalau masuk musim penghujan mulai garap lahan, biasanya pas musim kemarau nanti sudah memasuki musim panen," kata Rusdi.

Petani lainnya, Asrul mengatakan, semakin panjang waktu musim kemarau maka semakin lama pula masa penggarapan sawah. Saat curah hujan sudah normal, barulah para petani mulai menggarap sawah mereka untuk bercocok tanam.

Petani tidak bisa mengandalkan irigasi untuk ketersediaan air, karena air dari irigasi yang ada belum sepenuhnya normal.

Karena itu, petani berharap pemerintah daerah memperbaiki aliran irigasi yang ada di Desa Bukit Langkap untuk mengatur ketersediaan air.
"Irigasinya ada, cuma tidak normal, buktinya musim kemarau kemarin kekeringan, kami tidak bisa menanam," keluhnya.

Pihaknya harus mengejar waktu dengan menanam padi secara gotong royong sesama petani, karena dikhawatirkan musim kemarau 2020 datang sebelum masa panen.
"Karena sudah terlambat, jadi kami kejar waktu, takutnya nanti musim kemarau tahun ini kekeringan lagi, bisa terjadi gagal panen, maka harus diantisipasi," kata pria tersebut. (Aryanto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here