Warga Desak Minta Pos Kamling Diaktifkan Lagi - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 29 Januari 2020

Warga Desak Minta Pos Kamling Diaktifkan Lagi


PRABUMULIH, BS.COM - Warga di Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak pihak Kelurahan Sungai Medang mengaktifkan kembali  Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di wilayah kelurahan tersebut.

Dimana pos kamling yang dimaksud warga tersebut yakni pos kamling berada di RT 03, RW 9 dinilai warga setempat vakum selama ini.

Menurut masyarakat, memang dulu sebuah pos kamling berada dipinggir Jalan Umum Perumahan Sungai Medang tersebut pernah mewakili daerah Prabumulih lomba pos kamling ditingkat kota atau pun tingkat provinsi. Namun, berbeda dengan sekarang pos kamling itu kusam dan tampak tak terawat.
"Ya, kita selaku warga tidak tahu persis kenapa pos kamling di daerah RT 3/RW 9  belum dimanfaat atau difungsikan warga setempat buat meronda seperti dulu," ungkap Wan (38), salah warga setempat ketika dibincangi Berantassumsel.com berapa hari lalu.

Meskipun warga tak memanfaatkan lagi pos kamling, menurut pria tersebut, sejauh ini terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya di wilayah RW 9 dan umumnya di kelurahan yang dicintai ini.
"Alhamdulillah keamanan berjalan lancar dan kondusif. Artinya, tak ada rumah warga kita yang kemalingan dari kawanan pencuri," tambah pria tersebut.

Hal serupa diungkapkan Lurah Sungai Medang, Dedi Arman, S, Kep, Ners melalui Sekretaris Lurah (Seklur) Matludin, Am, Kep tak menampik kalau Pos Kamling RW 09 tersebut sejauh ini belum difungsikan lagi masyarakat.
"Harapan kita pos kamling itu akan kami hidupkan kembali, walaupun keamanan kita saat ini tetap terjaga," terangnya.

Tetapi guna menghidupkan lagi pos kamling ini, lanjut pria mudah tersenyum dan ramah tersebut. Tentunya, masyarakat harus sumbangan sukarela untuk penjaga malam yang bertugas.
"Nah, tetapi mereka (masyarakat, red) kita disana agak sedikit keberatan buat sumbangannya. Padahal petugas piket tiap malam mau makan dan minum. Dan, terlebih lagi mereka mau digajikan," bebernya.
"Ya, tak kan mungkin penjaga mau mengeluarkan biaya sendiri. Ini kan untuk kepentingan masyarakat bersama," imbuhnya.

Dikatakannya, namun menyangkut permasalahan tersebut pihaknya akan berembuk kembali dengan masyarakat. Apakah pos kamling hendak diaktifkan kembali dan maupun tidaknya nanti.
"Apalagi jabatan lurah kita ini masih baru. Yang jelas, nanti kita carikan solusi jalan keluar terbaiknya," pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here