Warga Ngeluh Jalan Padat Karya Macet - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 21 Januari 2020

Warga Ngeluh Jalan Padat Karya Macet


PRABUMULIH, BS.COM - Sejak musim buah-buahan di musim penghujan saat ini, tentunya membuat Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul (GI), Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) tampak sedikit mengalami kemacetan kendaraan di jalan tersebut.

Hal itu tentunya akibat para pedagang kaki lima (PKL) buahan yang menjualkan barang dagangan milik mereka ditepi jalan. Dan, terlebih lagi kemacetan yang sering dikeluhkan warga melintas disepanjang Jalan Padat Karya terjadi di siang hari hingga menjelang magrib.
"Sudah sekitar seminggu ini Jalan Padat Karya kita ini pak sering kemacetan kendaraan, baik roda dua atau pun roda empat," keluh Edi (40), salah satu warga Kelurahan Gunung Ibul kepada Berantassumsel, Selasa (21/1/2020).

Menurut pria tersebut hal ini terjadi disebabkan para PKL Durian dadakan. Semestinya agar jalan ini tidak macet, kata dia, pedagang harus mencari lapak agak sedikit jauh dari bahu jalan umum ini.
"Sehingga, mereka (pedagang, red) durian kita tak menganggu bahu jalan buat kendaraan yang lewat," imbuhnya.
"Nah, kalau sudah sering macet seperti ini kasihan mobil dan motor mau lewat," terangnya.

Dikatakannya, siapa saja tentu boleh berjualan di daerah/sepanjang jalan ini.
"Tapi ada baiknya juga para pedagang jangan menganggu jalan. Olehnya, jalan sudah sempit karena lapak pedagang, dan belum lagi ditambahkan parkiran kendaraan pembeli kacau ngarut," kata dia seraya menyebutkan supaya pihak dinas terkait Prabumulih dapat menertibkan lapak pedagang durian dadakan yang membandel tersebut.

Terlebih, macetnya jalan ini dinilai memang sejak keberadaan PKL Durian ini. Sedangkan, sebelumnya jalan ini lancar-lancar saja dilintasi kendaraan.
"Nah, yang memperparahkan lagi kemacetan itu. Jalan kito ini masih kebanjiran pulo ketiko musim ujan semacam sekarang. Jadi warga ini laju bingung nak lewat. Mano nak menghindari genangan banyu, dan mano pula terkadang nak menghindarkan motor konsumen pembeli duren parkir sembarangan tempat bae disisi jalan. Kalo dak ati-ati biso bebahayo nian takot laju nombor motor atau pun mobel wong gek pak," tambah Yadi (45) warga lainnya asal domisili Perumahan Nasional (Perumnas) 4, Vina Sejahtera 2 Kelurahan Gunung Ibul.

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Prabumulih, Hartono saat dikonfirmasi menyangkut keluhan warga yang sedikit sulit melintas di Jalan Padat Karya dampak sering terjadi kemacetan oleh parkiran kendaraan pembeli buah musim tahunan durian itu?. Diakui pria itu pihaknya siap menertibkan para PKL Durian dadakan yang memakan bahu jalan itu.
"Ya, nanti kita tertibkan," tukasnya singkat ketika dikonfirmasi lewat chatan Whatsapp (WA) pribadinya tadi sore. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here