Oknum Pegawai Puskesmas Terlantarkan Pasien - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 30 Maret 2020

Oknum Pegawai Puskesmas Terlantarkan Pasien


# Anggota Dewan Desak Pihak Dinkes Tegas Kepada Pegawai

MUARA ENIM, BS.COM - Oknum pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muara Enim bertugas di Puskesmas Kelurahan Tungkal, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, diduga menelantarkan seorang pasien bernama H Supar Salam (81) tahun.

Dimaha peristiwa tersebut terjadi pada Senin, (30/03). Pasien bernama H Supar Salam masuk di IGD Puskesmas Kelurahan Tungkal tersebut lantaran telah mengalami musibah pendarahan dibagian kepalanya, diduga karena terjatuh di kamar mandi.

Hal tersebut mengakibatkan para keluarga pasien mengalami kepanikan, sehingga korban dilarikan ke puskesmas setempat dengan keadaan tidak sadarkan diri.
"Ya, pak kita ditolak oleh oknum pegawai puskesmas tersebut, dan pintu masuk UGD langsung ditutup dengan alasan tidak jelas," cetus Yan (40) merupakan kelurga korban pada media ini.

Anehnya lagi, keluh dia, seharusnya cepat ditolong kok malah ditutup pintu orang mau berobat. Inikan sangat memprihatinkan disaat keluarganya yang tengah sekarat karena pendarahan tersebut justru oknum pegawai puskesmas itu malah tidak bertindak cepat dan dianggap bukan seperti layaknya manusia.

Menanggapi insiden yang memprihatinkan tersebut Kepala Puskesmas Ns, Hj Atika Zinab mengungkapkan permohonan maaf atas perilaku pegawainya itu yang telah lalai dalam pelayanan. "Kami mohon maaf kepada pihak keluarga korban. Dan atas nama Puskesmas Kelurahan Tungkal Muara Enim sekali lagi kam mohon maaf," ujarnya.

Ketua DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Muara Enim Rudiansyah sangat menyesalkan adanya kejadian atas kelalaian oknum pegawai puskesmas tersebut.
"Kita menerima pengaduan dan keluhan dari keluarga pasien saat membawa keluarganya ke puskesmas yang mendapat penolakan berobat itu. Dan seharusnya kepala puskesmas harus bertindak tegas karena ini menyangkut kemanusian dan nyawa seseorang. Kita meminta pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muara Enim juga bisa tegas dengan membina anak buahnya itu," kecam pria tersebut.

Hal senada juga dilontarkan anggota DPRD Muara Enim Yusran bahwa sangat mengecam tindakan oleh oknum pegawai puskesmas tersebut karena tidak menjalankan tugas dengan baik . Apalagi, lanjut Yusran situasi sekarang ini dalam keadaan darurat terkait Covid-19, yang seharusnya tugas sangat mulia itu selalu ditunjukkan untuk orang  banyak.
"Masih banyak orang yang mau mengabdi sebagai tenaga medis jika tidak mampu menjadi pelayan kesehatan bagi warga. Dan kita tegaskan pihak Dinkes Kabupaten Muara Enim dapat bertindak tegas atas peristiwa yang memprihatinkan ini," pungkasnya lelaki tersebut kepada media ini. (Junaidi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here