Alat Rapid Test Covid-19 Tiba di Prabumulih - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 14 April 2020

Alat Rapid Test Covid-19 Tiba di Prabumulih


# Wako Orang Pertama Diperiksa Rapid Tes

PRABUMULIH, BS.COM - Setelah menunggu cukup lama, akhirnya 2 ribu Rapid Rest Covid 19 yang dipesan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) tiba di Kota Prabumulih. Dari video yang beredar di sosial media, rapid test tersebut tiba di Kota Prabumulih sekitar Pukul 21.00 WIB dan langsung diserahkan Walikota (Wako)Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr H Happy Tedjo.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Prabumulih menjadi orang pertama yang melakukan pemeriksaan menggunakan alat rapid test kesehatan Covid-19 tersebut.
"Saya yang mencoba pertama kali dan Alhamdulillah hasil saya adalah negatif," tegasnya.

Menurut ayah tiga anak ini, hasil rapid test belum tentu akurat namun demikian harus yakin dan percaya diri agar menjadi kekuatan dan imunitas tubuh.
"Jangan mentang-mentang negatif tidak mau pakai masker lagi, tidak mau pakai hand sanitizer lagi, jangan," kata Ridho.

Masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan, karena Virus Covid 19 ini bisa setiap saat muncul. "Yang penting makan- makanan yang sehat, olahraga teratur insyaallah seluruh masyarakat Prabumulih akan sehat dan terhindar dari virus corona," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dr H Happy Tedjo dikonfirmasi menuturkan, pemeriksaan terhadap keluarga dan kontak dengan pasien Covid-19 siap dilakukan mulai hari ini.
"Yang kontak kemarin belum diperiksa ada 80 kemarin. Sementara untuk keluarga pak Fikri cukup banyak 10 lebih," kata Tedjo.

Menurut Tedjo, rapid test lebih diutamakan untuk orang yang memiliki gejala yakni Pasien Dalam Pantauan (PDP).
"Paling utama gejala PDP, kedua ODP dan OTG ketiga. Yang tidak ada gejala prioritas ketiga, termasuk keluarga yang tidak ada gejala itu nomor 3," tuturnya mengatakan beberapa orang yang ada keluhan belum diperiksa.

Disampaikan Tedjo, jumlah OTG yang ada di Prabumulih mencapai ratusan.
"Yang jelas OTG ada 100 lebih," ucapnya.

Disinggung terkait 2 ribu rapid test ini, menurut Tedjo nantinya sebelum digunakan akan diberikan pengarahan terlebih dahulu.
"Yang jelas dari survei puskesmas nanti sisanya perintah pak wali di PSC. Siapa yang dari luar kota datang kalau ada gejala bisa memanggil PSC dites," kata dia.

Lebih lanjut Tedjo mengatakan sebelum digunakan pihaknya terlebih dahulu akan mengumpulkan petugas medis dari puskesmas dan rumah sakit untuk diberi pengarahan.
"Yang kemarin ke Palembang itu cuma tiga orang, nanti mereka melatih petugas puskes dan rumah sakit. Setelah itu baru nanti bergerak," tambah pria tersebut. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here