Soal Peran Media Dalam Penanganan Covid-19 - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 06 April 2020

Soal Peran Media Dalam Penanganan Covid-19


# Ini Lima Sikap Dewan Pers ke Pemerintah

JAKARTA, BS.COM -  Pasca mengeluarkan 10 kebijakan tentang perkembangan penanggulangan Covid-19, belum lama ini. Kini institusi tertinggi pengawal penegakan kemerdekaan pers, yakni Dewan Pers Indonesia kembali mengambil sikap terkait peran penting media dalam perang melawan Covid-19.

Kabar gembira bagi perusahaan pers, dan wartawan ini terungkap saat Dewan Pers mengikuti pertemuan dengan Menteri Kominfo bersama para pemimpin redaksi media massa, dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), pada Jumat (03/04/2020), lalu.

Dalam pertemuan yang digelar melalui via video conference itu, Dewan Pers menyampaikan lima sikap terkait peran media dalam penanganan Covid-19, di Indonesia.

Berikut Lima Sikap yang dibacakan Dewan Pers dalam pertemuan itu. Yaitu, pertama Dewan Pers mengusulkan kepada pemerintah untuk memberi stimulus kepada perusahaan pers, berupa subsidi pembelian bahan baku (kertas) dan atau langkah pemberian keringanan pajak, khususnya kepada media cetak di daerah yang kian terpuruk akibat naiknya dolar Amerika Serikat.

Kondisi ini memicu kenaikan harga kertas, di lain pihak perusahaan pers juga menghadapi penurunan pendapatan dari iklan dan berkurangnya pembeli/pembaca, serta kenaikan biaya operasional. Kedua, Dewan Pers memasukkan wartawan dalam kelompok masyarakat yang mendapat fasilitas JPS (Jaringan Pengaman Sosial), khususnya wartawan profesional yang telah tersertifikasi dari media di daerah. Ketiga, Dewan Pers dan Kemenkominfo mendorong pemerintah daerah untuk dapat berkontribusi dalam perlindungan kerja wartawan melalui bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi wartawan yang bertugas, khususnya peliput Covid-19 dan event terkait.

Lalu, keempat, Dewan Pers menilai, perang terhadap Covid-19 membutuhkan peran serta media dalam menyajikan informasi yang layak dipercaya. Media layaknya menjadi rumah penjernih informasi bagi publik. Informasi media tidak selalu selaras dengan informasi resmi pemerintah, karenanya diperlukan proses saling mengecek dan menguatkan. Dan, Dewan Pers juga menilai, media massa telah menunjukkan peran aktif dalam membantu memerangi Covid-19, dan akan terus melanjutkan partisipasi sampai Indonesia terbebas. Dewan Pers akan senantiasa mendorong upaya ini.
"Terakhir sikap Dewan Pers yang sekaligus menjadi bahan pertemuan melalui video conference, pada Jumat (03/04) malam, pukul 19.00 WIB itu, langsung ditandatangani oleh Ketua dewan Pers, ialah Muhammad Nuh," aku Ketua Dewan Pers Indonesia, Muhmmad Nuh, kepada media, di Jakarta. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here