Warga Tak Sempat Selamatkan Harta Benda - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 28 April 2020

Warga Tak Sempat Selamatkan Harta Benda


# 35 Rumah Warga Tanjung Beringin Terendam Banjir

MURATARA, BS.COM - Sebanyak 35 rumah warga di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan terendam banjir, Senin (27/4/2020).

Banjir ini terjadi akibat meluapnya air rawa yang tersumbat di desa tersebut setelah wilayah itu diguyur hujan deras sejak berapa hari terakhir.
"Puncaknya hujan deras malam tadi, airnya cepat sekali naik," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Syarmidi SPd melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan, Zazili.

Akibat dari banjir tersebut sebanyak 35 unit rumah terendam banjir atau sebanyak 35 kepala keluarga (KK) terdampak kebanjiran.

Banjir dengan cepat merendam rumah warga, sehingga beberapa pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan perabotan di dalam rumahnya.
"Banjirnya memang tidak berlangsung lama, tapi karena airnya naik cepat, kebetulan malam hari juga, jadi benjirnya mendadak," katanya.

Ikraom, warga yang rumahnya terendam banjir mengatakan, barang-barang didalam rumahnya tak sempat terselamatkan saat banjir. Diakunya, barang-barang elektronik seperti televisi, kipas angin, spiker, dan lainnya mengalami kerusakan setelah terendam banjir.
"Barang-barang elektronik saya rusak, banjirnya mendadak, hujan deras malam tadi, malam sebelumnya juga hujan terus," keluhnya pria tersebut.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menenggelamkan kolam budidaya ikan yang sudah siap panen milik warga.

Siswanto, pemilik kolam ikan menceritakan, luapan air rawa naik dengan cepat saat malam hari, sehingga ia tidak sempat lagi meninggikan jaring waring kolam ikannya.

Alhasil, ikan yang sudah siap panen di dalam kolamnya hilang semua terbawa banjir.
"Tidak sempat lagi naikkan waring, kolam saya isinya ikan nila, sudah besar-besar, siap panen, hilang semua," imbuhnya dengan raut muka yang sedih.

Akibat dari kejadian itu, Siswanto mengaku mengalami kerugian materi hingga mencapai puluhan juta rupiah.
"Biasanya saya naikkan waringnya, ini tidak sempat lagi, pas lihat pagi tadi sudah tenggelam. Semoga ada hikmahnya dari musibah ini," harap pria tersebut meskipun dengan raut muka kecewa. (Aryanto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here