Tanah Bekas Galian PDAM Bahayakan Pengguna Jalan - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 17 Juni 2020

Tanah Bekas Galian PDAM Bahayakan Pengguna Jalan


// Diduga Tak Ada Papan Proyek Bangunan

MUARA ENIM, BS.COM - Keberadaan  proyek pipanisasi PDAM di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan tampak sudah lama dikerjakan pihak pemborong. Hal itu disambut baik warga karena tujuannya untuk memaksimalkan pelayanan kepada konsumen, khususnya PDAM Lematang Enim Kabupaten Muara Enim.

Namun mirisnya terkait pelaksanaan proyek tersebut dikeluhkan warga yang dilalui proyek pipanisasi itu karena pekerjaan galian tanah berserakan di jalanan raya disekitaran rumah warga setempat.

Pantauan media ini langsung dilapangan, tampak tumpukan tanah liat galian memenuhi sisi jalan raya dan didepan rumah warga, bahkan memenuhi saluran drainase didepan pemukiman warga sekitar.

Parahnya lagi akibat bekas tumpukan tanah galian proyek pipanisasi PDAM berserakan ini, juga sangat mengganggu aktivitas lalu lintas umum di jalan raya dan keluar masuk warga ke kediaman mereka.

Terlebih bila hujan turun, limbah tanah liat galian tersebut menghambat lancarnya air di drainase, mengotori jalan, sehingga jalan aspal jadi licin dan sudah membahayakan pengendara yang melintas.

Dimana warga mempertanyakan terkait teknis pelaksanaan proyek pipanisasi PDAM tersebut, apakah memang begitu, dengan tidak memperhatikan dampak yang ditimbulkan akibat galian tanah liat yang memenuhi lingkungan warga?. Belum lagi disaat hujan jalan jadi licin akibat tanah galian basah dan pernah terjadi pengendara motor yang terpeleset.
"Ya, kita sayangkan dan kita pertanyakan teknis pekerja yang kami nilai tidak profesional proyek galian pipanisasi milik PDAM Lematang Enim ini," Cetus Agus (35), seorang aktipis Muara Enim pada Media ini, Rabu (17/06/2020).

Dikatakan Agus, pelaksanaan proyek pipanisasi PDAM tahun 2020 yang sudah berjalan sekitar sebulan tersebut belum diketahui, apakah itu proyek APBD Kabupaten Muara Enim atau Proyek APBD Provinsi atau proyek APBN.
"Terkait papan informasi proyek diduga tak ada, sehingga kesulitan mendapatkan informasi. Namun yang pasti dari hasil pantauan kami pekerjaan proyek pipanisasi PDAM tersebut sangat tidak rapi dan kami nilai asal-asalan saja," keluhnya

Hal senada juga dikritisi pemuda Demokrat, Drs Edwar Taruna mengatakan seharusnya peroyek itu juga harus memperhatikan lingkungan karena lokasi proyek banyak rumah penduduk setempat.
"Kita khawatirkan disaat hujan tanah itu akan menyebar ke jalan di takutkan nanti akan membahayakan penguna jalan," imbuh dia.

Ia dan bersama masyarakat meminta agar pihak PDAM dan juga pihak kontraktor yang mengerjakan pekerjan itu untuk menyiram jalan tersebut karena akan berdampak fatal bagi warga
"Kita banyak menerima laporan warga dan juga para pemilik akun facebook mengunggah keberadaan proyek yang dinilai buruk kinerjanya itu. Dan kita berharap serta menegaskan agar para pihak terkait yang terlibat dengan proyek pipanisasi itu sesegera mungkin untuk bertindak sebelum terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan bagi warga yang melintas di area lokasi tersebut," tegas pria tersebut. (Junaidi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here