Warga Desak Truk Batubara Tak Melintas di Jalan Umum - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 10 Juni 2020

Warga Desak Truk Batubara Tak Melintas di Jalan Umum


LAHAT, BS.COM - Gubernur Herman Deru (HD) mengapresiasi dan berterima kasih atas komunikasi yang telah dilakukan oleh Bupati Lahat kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Menurutnya hal tersebut perlu dilakukan agar terwujud suatu mekanisme aturan atau pun sebuah kebijakan yang bisa bermanfaat bagi semua pilihan.
“Apapun produk perizinan memang dapat dibuat dan disesuaikan dengan daerah masing-masing. Namun ada hal yang perlu kita pikirkan yaitu perhatian kepada masyarakat, ini yang bersifat umum dan mencakup untuk kepentingan bersama tanpa ada pihak-pihak yang dirugikan,” ungkap Herman Deru

HD mengatakan bahwa pemerintah dalam hal ini Pemprov Sumsel tentu sangat memikirkan tentang terjaganya produktivitas perusahaan-perusahaan daerah. Namun disisi lain pemerintah juga harus memikirkan
kenyamanan masyarakat.
"Selain itu juga pemerintah memikirkan tentang keberlangsungan kelestarian lingkungan untuk generasi kedepan," ungkapnya.

Suatu perizinan atau pun kebijakan diputuskan, tentu harus berdasarkan pertimbangan yang matang dengan data-data yang konkrit serta tentu harus dipastikan bahwa akan didapatkan suatu keputusan yang lebih banyak manfaatnya bagi sesama dari pada banyak kerugiannya,” tutup HD.

Sementara salah satu  masyarakat Merapi Bambang MD, menuturkan, kiranya Gubernur Sumsel Herman Deru agar ditinjau dulu sebelum memberikan izin angkutan batubara, yang rencana melintas di jalan umum.

Bagaimana pun biar melintas di area Merapi itu masih jalan umum, apalagi sekarang sudah ratusan angkutan batubara jenis tronton Mulai pukul 18.00 WIB melintas di jalan umum sehingga membikin kemacetan mulai dari Desa Tanjung Telang, hingga Desa Muaralawai, mulai dari angkutan batubara dari petikemas belum lagi jenis tronton, mengular ujar," Bambang.
"Kiranya agar jangan dulu diberikan izin untuk melintas di siang hari pasti jalan akan macet, dan angkutan batubara sudah banyak makan korban jiwa. Untuk menuju Lahat maju untuk semua. Serta memberikan cahaya untuk masyarakat kita harus mementingkan masyarakat akibat dampak tersebut," Tutur Bambang MD, selaku Masyarakat Desa Merapi. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here