OGAN ILIR, BS.COM - Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu, (15/8/2026), didaulat menjadi tuan rumah penyelenggara Internasional bertajuk "Summer Course on Cultural Landscape of Tanjung Batu 2026.
Di mana event bergengsi ini diikuti berbagai peneliti, penggiat budaya, dan akademisi dari 11 negara diantaranya; Indonesia, Malaysia, serta Banglades
Referensi umum kegiatan ini bukan sekedar pertemuan biasa, melainkan langkah nyata guna memperkenalkan kekayaan alam dan budaya serta kearifan lokal berpotensi sebagai tempat berwisata.
Menariknya lagi, daerah tersebut hanya dimiliki salah satu desa di Sumatera Selatan, yaitu Desa Burai dipercaya untuk mengikuti ke kancah dunia. Dengan dihadiri peserta lintas negara tersebut diharapkan nama Desa Burai dan Kabupaten Ogan Ilir semakin dikenal masyarakat internasional.
Kepala Desa (Kades) Burai, Erik Asrillah SKM tentu menerima plakat sebagai tanda penghargaan dan kenang-kenangan seusai acara penandatanganan kesepakatan bersama.
Ia mengapresiasi atas diberikan kepercayaan dan berharap kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi pengembangan pariwisata maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Kami sangat bangga dan siap menyambut tamu dari berbagai negara. Semoga kehadiran mereka di Desa Burai ini menjadi langkah awal baik agar potensi wisata dan budaya kita semakin dikenal dunia dan bisa mendatangkan investor agar dapat membantu perekonomian bagi masyarakat Desa Burai yang saya pimpin saat ini," ujarnya.
Salah seorang warga masyarakat Desa Burai mengatakan, ia menyayangkan selama kegiatan tersebut tiada satupun pihak dari kabupaten datang atau pun memonitoring selama kegiatan berlangsung lima hari tersebut. Padahal, menurutnya, kegiatan ini bukan hanya bisa membawa harum nama Kabupaten Ogan Ilir dan Provinsi Sumatra Selatan saja, tapi sebaliknya dapat juga mengharumkan nama Bangsa Indonesia dimanca negara.
"Desa Burai dan Tanjung Batu ini seperti yang kita lihat banyak memiliki potensi untuk mengharumkan nama Kabupaten Ogan Ilir-Sumatera Selatan," sebutnya.
Melalui kegiatan ini, Desa Burai diharapkan dapat membuktikan bahwa desa-desa di Kabupaten Ogan Ilir memiliki potensi alam luar biasa yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Oleh karena itulah, dukungan berbagai pihak modal utama demi membangunkan Bumi Burai dicintai bersama. (Yanto)

Posting Komentar untuk "Burai Kenali Budaya-Pariwisata Kepada 11 Negara"