MURATARA, BS.COM - Warga Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), resah akibat jalan dan halaman rumah mereka becek imbas pembuangan air limbah sebuah penampungan air bersih pembangunan dari pemerintah.
Kedua warga yang jalan dan halaman rumah mereka becek akibat limbah penampungan air tersebut berada di Dusun V Desa Sukaraja. Kejadian tersebut dialami kedua warga sejak penampungan beroperasi pemerintah desa tiga tahun terakhir.
"Keluhan ini sudah lama kami telan sendiri. Bukan pintu depan halaman rumah saya saja nyaris dimasukkan air kotoran bekas aktivitas warga dari tempat penampungan air itu. Kan, rumah kamu tetangga saya sebelah, juga sama mengalami nasib sama," keluh Sar, ketika dibincangi media ini, Selasa, (18/8/2026), di rumahnya.
Menurutnya, percuma saja terkait keluhan dan keresahan warga terutama dialami mereka berdua disampaikan dengan pemerintah desa. Ia mengkhawatirkan keluhan tersebut tak digubris nantinya.
"Saya bersama warga lainnya terima kasih banyak kepada pemerintah telah menyediakan tempat penampungan air bersih bagi kita. Apalagi, kondisi kemarau berkepanjangan seperti sekarang air bersih sangat diperlukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga," akunya.
"Tetapi disisi lain, sebaiknya saran kita ketika membangun pemerintah haruslah pula memikirkan terkait amdal pembuangan airnya mengalir ke mana. Nah, ini malah justru sebaliknya rumah kami berada di bawah ini menjadi korbannya. Setiap hari memakan jalan becek sama licin ini, padahal kini musim kemarau," cetusnya dengan nada kesal.
Pantauan media ini di lapangan, memang penampungan Sarana Air Bersih Dusun V Sumur Bor tersebut sejauh ini tak memiliki drainase maupun paralon besar pembuangan limbah air tersebut. Hanya saja, dibuatkan pemerintah bak penampungan limbah dinilai kurang layak berukuran sekitar kedalaman 1 meter dengan lebar 1 meter (M). Tentu bak tersebut tidak dapat menampung intensitas air bekas aktivitas warga. Sehingga pada siang hari bolong penduduk di sekitar tempat penampungan air tersebut menghirupkan aroma tak sedap. Dengan demikian, air tersebut tentu mengalir kemana-mana, jalan warga dan hingga nyaris masuk pintu rumah milik kedua masyarakat setempat. Warga pun berharap agar pihak pemerintah desa dapat membangunkan got pembuangan limbah air bersih layak. Mengingatkan, air bersih ini bukan sekedar dimanfaatkan warga banyak untuk minum dan memasak semata. Dan, terlebih lagi termasuk juga tempat tersebut dijadikan warga untuk mencuci perabotan dapur, pakaian, hingga sekaligus tempat pemandian umum.
Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) 5, Jaman, saat dikonfirmasi media ini terkait permasalahan disoalkan masyarakat tersebut?. Ia tak memberi komentar sedikit pun kepada Wartawan Media Berantas Sumsel.com ini. (Zol)


Posting Komentar untuk "Warga Ngeluh Rumah Becek Bekas Limbah Air Bersih"