Bandar Sabu Payuputat Ditangkap di Rumah - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 20 Februari 2020

Bandar Sabu Payuputat Ditangkap di Rumah


PRABUMULIH, BS.COM - Lagi, polisi berhasil mengamankan seorang bandar sabu-sabu seberat 9,80 gram, dan 5 paket kecil sabu dengan berat bruto 5,47 gram. Jika ditotalkan keseluruhan berat sabu mencapai 15,27 gram.

Tak hanya sabu-sabu, polisi juga berhasil menemukan 1 buah senjata api rakitan (senpira) dan 7 butir amunisi terdiri dari 5 butir amunisi laras panjang dan 2 butir amunisi laras pendek. Serta 1 unit timbangan digital beserta kantong klip bening.

Demi kepentingan penyelidikan, Amirudin dan barang bukti (BB) digelandang ke Polres Prabumulih.

Informasi yang dihimpun, penangkapan bandar sabu Amirudin berawal banyak laporan ke anggota Satres Narkoba yang menyatakan kediaman Amirudin kerap dijadikan tempat transaksi sabu-sabu. Setelah beberapa jam diintai, aktivitas Amirudin ketahuan dan informasi yang didapat pun benar adanya. Lalu pada Jumat, (20/2/2020) pukul 02.15 WIB, petugas lalu melakukan penggrebekan.

Amirudin yang rumahnya sudah terkepung tidak sempat melarikan diri. Ia hanya bisa pasrah saat digrebek petugas. Amirudin disuruh menunjukan barang bukti sabu-sabu yang kerap ia edarkan, disaksikan pemerintah setempat. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sabu-sabu dan senjata api rakitan.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH, SIK, MH melalui Kasat Narkoba AKP Zon Prama SH mengatakan pelaku merupakan bandar narkoba yang memang jadi target operasi. Dari tangannya ditemukan 1 plastik sabu-sabu seberat 9,80 gram, dan 5 paket kecil sabu dengan berat bruto 5,47 gram. Kalau ditotalkan keseluruhan berat sabu mencapai 15,27 gram.
“Pelaku kita kenakan dua pasal yakni tentang Narkotika dan Undang-undang Darurat. Untuk Narkoba kita kenakan Pasal 114 dan 112 dengan ancaman 5-10 tahun penjara. Sedangkan senpinya kita limpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Bisa kena Undang-undang Darurat, dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here