Pegawai Rutan Prabumulin Dites Urine Mendadak - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 09 Maret 2020

Pegawai Rutan Prabumulin Dites Urine Mendadak


PRABUMULIH, BS.COM - Pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Prabumulih, Sumatera Selatan dan Narapidana WBP mendadak dilakukan test urine oleh BNNK Prabumulih, Senin (9/3/2020).

Dimana sebanyak 73 Pegawai Rutan dan 30 Napi WBP menjalani tes urine guna mendukung program bersinar (bersih dari narkoba) yang akan dilakukan beberapa desa, lingkungan pemerintah termasuk Rutan Kelas II Prabumulih.

Kepala BNN Kota Prabumulih, Reza M Purnama, AMd, IP, SH melalui AKBP Ridwan SH mengatakan, kalau kegiatan dilakukan pengecekan tes urine memang sudah direncanakan terhadap warga binaan dan seluruh Pegawai Rutan Prabumulih.
"Kita memang sudah merencanakan untuk dilakukan tes urine kepada Rutan Prabumulih sehingga diambil sampel. Alhamdulillah hasil semua tesnya tak ada yang positif dan sisa 3 orang pegawai yang belum ditest sehingga akan disusul ke BNN Prabumulih," kata AKBP Ridwan.
"Ini juga merupakan program kita dengan mewujudkan rutan bersinar termasuk di desa maupun pemerintah Kota Prabumulih atas instruksi yang dibuat oleh presiden sejak tahun 2018. Lalu diminta wajib tes urine yang dikuatkan lagi pada 27 Desember lalu bagi instansi pemerintah, non departemen dan departemen, karyawan dan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II Prabumulih melalui pembina kerohanian di Wilayah Binaan Rutan Prabumulih, Iman mengungkapkan, jika pengecekan tes urine terhadap para pegawai rutan memang sudah rutin dilakukan dari dulu.
"Sebenarnya pelakasanaan tes urine bagi pegawai ini memang sudah rutin dilakukan guna mencegah keluar masuknya peredaran narkoba termasuk petugas yang menyalahgunakannya. Dilakukan selama sekali selama 6 bulan atau lebih," ungkapnya.

Ditanya apakah tetap kooperatif terhadap pegawai pembina kerohanian di Wilayah Binaan Rutan Prabumulih Iman menuturkan, harus tetap kooperatif untuk meningkatkan pegawai rutan yang bebas dari narkoba.
"Kita tetap harus kooperatif terhadap pegawai karena sebanyak 66 pegawai sudah dilakukan tes urine maupun 30 warga binaan dan hasilnya alhamdulillah negatif semua, sehingga untuk 3 orang sisanya yang belum karena perjalanan dinas akan disusulkan langsung ke BNN Prabumulih untuk dilakukan tes urine juga nanti," terangnya. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here