PRABUMULIH, Berantassumsel.com - Kini sejumlah kecamatan yang ada di Kota Prabumulih sudah memiliki bak penampungan atau menikmati air bersih dari pemerintah.
Nah, begitupun sebaliknya yang terjadi bagi warga berdomisili di Kecamatan Prabumulih Barat dan Prabumulih Selatan. Dalam waktu dekat sambungan rumah (SR) air bersih PDAM ke rumah-rumah warga akan direalisasikan pemerintah.
Dimana, realisasi tersebut Pemerintah Kota Prabumulih tentu bekerjasama dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII Provinsi Sumatera Selatan dan PT Bhawana Prasasta selaku pengelola proyek dipercayakan pemerintah.
"Kami seluruh warga setuju-setuju saja akan direalisasikan SR air bersih untuk warga," ujar Sukendi (50), salah satu warga setempat menyampaikan aspirasinya dihadapan puluhan warga yang hadir, Rabu (26/9/2018) dalam kegiatan Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM), bertempat di Kantor Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat.
Namun, yang terpenting ungkap pria yang saat ini menjabat Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di kelurahan tersebut diharapkan pihak pengelola, khususnya PDAM Tirta Prabujaya dapat memperdayakan warga setempat dalam berbagai pelaksanaan realisasi SR air bersih PDAM nanti.
"Jadi apapun bentuk pekerjaannya seperti terkait masalah tenaga kerja/pihak keamanan (PK) nanti kita minta pihak pengelola mengutamakan orang pribumi disini," terangnya.
"Jangan sampai tenaga kerja itu diambil kebanyakan asal sekelompok oraganisasi dari luar. Sehingga, bila terjadi kerusakan ataupun kehilangan sarana/prasarana, misalnya. Mereka (warga, red) disini justru disalahkan. Sementara, sebaliknya petugas PDAM tak permisi dengan warga kami," bebernya.
Walikota Prabumulih, Ir Ridho Yahya MM diwakili Direktur PDAM Tirta Prabujaya Iskandar SE menyebutkan, demi berjalan lancar dan suksesnya program SR air bersih ke rumah masyarakat di kedua wilayah Kecamatan Prabumulih Barat dan Kecamatan Prabumulih Selatan.
"Kita minta dukungan dari berbagai eleman warga, seperti Ketua RT/RW, Linmas Kelurahan dan juga hingga pihak kecamatan. Karena, dikhawatirkan pas pelaksanaan ditemukan kendala," jelasnya.
Apalagi, lanjut Iskandar kebutuhan air bersih ini bukan kepentingan pribadi maupun golongan. Dan, melainkan sebaliknya guna kepentingan masyarakat banyak.
"Oleh sebab itu, kita mengajak masyarakat buat bersinergi demi suksesnya sambungan rumah air bersih ini. Pembangunannya menelan biaya cukup besar hingga miliaran, yang uang sebanyak itu tentunya terbatas dimiliki pemerintah kota kita," tambahnya karena pihaknya masih kekurangan booster air bersih, sehingga pelayanan terhadap masyarakat dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, Kepala BBWP Sumatera VIII Sumatera Selatan (Sumsel) Wijayanto ST, MSi melalui wakilnya Doddy Meidiansyah ST, M, eng mengutarakan pihaknya sengaja mengudang berbagai instansi pemerintah dan warga Kota Seinggok Sepemunyian guna membahas soal kedepan akan direalisasikan air bersih PDAM Tirta Prabujaya untuk ribuan kepala keluarga (KK) di daerah kedua kecamatan tersebut dengan tema "Desain Rehabilitasi Air Baku Payuputat Kota Prabumulih,".
"Dengan maksud buat menyerapkan berbagai aspirasi masyarakat sebelum terlaksanakannya program ini. Sehingga diharapkan program ini desainnya nanti berjalan lancar dilapangan," tukasnya pria ini dengan didampingi Kepala PDAM Tirta Prabujaya, Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Perumahan dan Pemukiman, Camat Prabumulih Barat Andi Afrizal, SSTP serta Lurah Payuputat Hendri SH. (Bakron)

Posting Komentar
0Komentar