PRABUMULIH, Berantassumsel.com - Menjadi seorang pemimpin, apalagi memimpin masyarakat banyak di Kota Prabumulih tidaklah mudah seperti yang dibanyangkan.
Terlebih, seorang pemimpin selain bertanggung jawab kepada bawahannya secara kedinasan. Pemimpin juga, harus bisa berbaur dan menyerap berbagai aspirasi ditengah masyarakat.
Setidaknya, hal tersebut dilakukan Walikota (Wako) Prabumulih Ir Ridho Yahya MM dan bersama Wakil Walikota (Wawako) H Andriansyah Fikri SH bagi seluruh masyarakat di kota ini.
"Subuh tadi, saya sudah mulai menerima tamu (masyarakat, red) kita seperti biasanya. Tak ada yang berubah. Bagi saya, kapanpun alias sampai matipun saya siap melayani masyarakat ini," ujar Ridho Yahya dalam sambutannya dihadapan ribuan masyarakat dalam kegiatan ramah tamah Pilkada Damai 2018 bersama masyarakat, Selasa (25/9/2018) berpusat di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota Prabumulih.
Maksud dari tasyakuran dengan membaca yasin, doa dan makan bersama ini, ungkap ayah 3 tersebut meminta didoakan serta dukungan masyarakat dalam memimpin Prabumulih 5 tahun kedepan priode 2018-2023.
"Gubernur dan bahkan presiden sekalipun disini bukan atasan saya. Yang melainkan atasan saya itu, adalah masyarakat Prabumulih. Saya dan pak Firki diberikan kepercayaan kembali ini. Berkat support semua masyarakat kita," terangnya.
Meskipun, pada peseta demokrasi tersebut dirinya mencalonkan diri selaku walikota bersama pasangan wakilnya sering dihujat. Dimana ketika itu merasa dizolimi.
"Tapi berkat pesan orang tua dulu jangan takut terkait hal itu. Sebab, orang yang terzolimi doanya dikabulkan Allah SWT," terangnya suami dari Ir Suryanti Ngesti Rahayu.
"Apalagi kita bukan seperti dikatakan pepatah. Ada cempak berbuah nangkah itu. Melainkan, hal untuk bekeluarga dengan baik bersama masyarakat ini. Sudah saya binakan sejak 2007 silam hingga sekarang," kata Ridho.
Sementara itu, Wakil Walikota Prabumulih terpilih H Ardiansyah Fikri SH menambahkan perjuangan menjadi kepala daerah diraaih penuh dengan berbagai rintangan semacam hujatan dan ada yang bilang cawako dan cawawako nanti akan dipenjarakan.
"Namun berkat doa warga Prabumulih terkhusus ibu-ibu atau bapak majlis taklim masjid/musholla turut serta mendoakan kami berdua terzolimi. Sehingga, kami menjadi kuat dan yakin impian baik kami berdua bisa kembali berkumpul bersama warga dicintai ini," tukasnya.
Pantauan Sumselnews dilapangan, sejak pagi karena tak mau ketinggalan dalam yasin, doa dan makan bersama masyarakat dari berbagai penjuru di Kota Seinggok Sepemunyian terus berdatangan ke Pendopoan Rumah Dinas Walikota, untuk mengucapkan selamat atas terpilih dan sekaligus bersalaman dengan walikota serta walikota terpilih ini.
Setelah makan, masyarakat diberikan kesempatan guna sesi photo bersama dengan walikota dan wakil walikota secara bergantian dan didampingi sang istri masing-masing. Pakaian yang digunakan orang nomor satu dan nomor dua di Kota Prabumulih baju dan celana panjang lengkap dengan topinya. Persis seperti yang mereka kenakan pada waktu pelantikkan di Palembang belum lama ini. (Bakron)

Posting Komentar
0Komentar