Rumah Dibantaran Sungai Enim Nyaris Roboh, Pemerintah Terkesan Tutup Mata

Berantas Sumsel
By -
0

MUARA ENIM, Berantassumsel.com -  Beberapa buah rumah yang berada dibantaran Sungai Enim tepatnya di wilayah Desa Karang Raja, Dusun 6 Kecamatan Muara Enim terancam amblas. 

Pasalnya, air sungai terus mengikis tanah hingga  membuat rongga dibagian bawah halaman rumah warga terkikis.

Pantauan dilapangan, jarak antara jurang sungai dan rumah warga hanya menyisakan 1 meter saja, bahkan ada 1 unit rumah yang ditinggalkan pemiliknya akibat pondasi sudah tergerus brasi yang sewaktu-waktu bisa longsor.

Sebagian warga yang tidak mempunyai tempat pindah, terpaksa bertahan dengan kondisi rumah yang nyaris lonsor tersebut.  Malangnya, Meski telah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan, namun pihak pemerintah Kabupaten Muara Enim sepertinya kurang merespon dan belum memberikan solusi.

Jaka Lelana (52) salah satu warga yang terkena dampak abrasi tersebut mengatakan, dirinya bersama warga telah melayangkan surat ke dinas terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum yang ditembuskan pada BNPB Kabupaten Muara Enim pada September 2017 lalu. Hal ini mereka lakukan untuk mengajukan pembuatan dinding penahan tanah.
"Untuk survey lokasi sudah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum melalui petugasnya Candika pada Tahun 2017 lalu. Bahkan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Muara Enim juga telah melakukan survey. Namun Berdasarkan informasi dari salah satu pegawai Dinas PU bahwa usulan yang kami ajukan tidak lolos dan tidak dikabulkan," Kata Jaka.

Tak sampai disitu, pada Agustus yang lalu, Jaka bersama warga kembali mengajukan usulan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui anggota DPRD Kabupaten Muara Enim. Namun lagi-lagi hasilnya nihil.

Hingga kini, Jaka dan beberapa warga yang terkena dampak abrasi hanya bisa berharap perhatian dari pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Mengingat usaha sudah dilakukan selama satu tahun terakhir, kini mereka hanya bisa pasrah dan meminta pihak pemerintah dapat menolong mengatasi kendala tersebut.
"Semua usaha sudah kami lakukan, kemana lagi kami mau mengadu. Sudah dua kali terjadi longsor, jika ada banjir besar lagi  kami khawatir rumah kami tidak mampu bertahan. Jadi kami berharap pihak pemerintah dapat menolong kami,  dan sekali lagi tolonglah kami," harapnya. (Publikzone/Bakron)
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)