MUARA ENIM, Berantassumsel
com - Telah terjadi korban kecelakaan, Senin (24/09/2018) di Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.Dimana, korban yang tewas diduga tabrak lari tersebut diketahiu bernama Agus Irawandi alias Iwan (35) warga Desa Sukamenang Kecamatan Gelumbang.
Dari keterangan warga yang berada di Puskesmas Gelumbang saat melihat jenazah di mobil ambulan Puskesmas Gelumbang tersebut mengakui, korban tewas ditemukan dekat Rumah Makan Sejahtera tak jauh dari SPBU Gelumbang.
Korban tewas langsung dilarikan ke puskesmas setempat bersama aparat Kepolisian Sektor Gelumbang guna dilakukan pemeriksaan.
Sementara itu, menurut keterangan petugas kesehatan di UGD puskesmas tersebut, korban mengalami luka dibagian belakang kepala, dan luka goresan seperti luka seretan dibagian tubuhnya .
Aparat Polsek Gelumbang setelah menerima informasi tersebut, langsung meluncur ke tempat kejadian sekitar Pukul 04:00 WIB dan mayat korban langsung dilarikan ke Puskesmas Gelumbang .
Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono SH melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH, MSi membenarkan telah menemukan mayat tergeletak dipinggiran jalan tidak jauh dari Rumah Makan Sejahtera tersebut. Korban diduga tewas mengalami kecelakaan karena mengalami luka seperti bak seretan disekujur tubuhnya.
"Kita langsung turun kelapangan setelah mendengar informasi tersebut jam empat, dan kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini," ucap Kapolsek dibincangi Berantassumsel.
Kepala Desa (Kades) Sukamenang Firdaus, saat ditemui di rumah duka mengungkapkan korban memang warganya, dan keberadaanya saat ini tidak menentu.
"Sepengetahuan saya ia tinggal si Jambi, dan kadang tinggal di Sukamenang. Istrinya kini di Jambi bersama 2 anaknya, dan anaknya lagi tinggal bersama neneknya," ungkapnya.
''Tewasnya Iwan diketahui dari informasi warga saat berada di Puskesmas Gelumbang pagi tadi," tambahnya kades tersebut.
Keluarga korban Juwono (60) menyebutkan korban meninggalkan 4 anak, yang 2 anaknya ikut ibunya di Jambi, dan 2 anak lagi ikut neneknya dan kadang ikut keluarga yang kecil ini.
"Memang akhir-akhir ini dia (Iwan, red) sering terlihat murung dan tertutup. Pernah disuatu hari sebelum kejadian tewasnya Iwan. Iwan itu tengah malam sudah berada di jembatan di Desa Sukamenang, dan kami sekeluarga mencarinya dirinya sedang berada di jembatan tersebut. Dan kami paksa pada malam itu juga untuk pulang, dan ia mengatakan bahwa lagi stres serta diduga tengah depresi," terang paman korban ini.
Pantauan Berantassumsel di rumah duka sepertinya korban akan dimakamkan senin (24/09/18) hari ini. Terlihat para tetangga dan warga lainnya tengah sibuk dengan membantu menegakkan tenda di rumah duka tersebut. (JN)

Posting Komentar
0Komentar