JAWA BARAT, BS.COM - Dalam meningkatkan peran serta masyarakat konstruksi pada pembangunan secara Nasional, Jumat (17/05/2019) tiga asosiasi, yakni Astakoni, Asperkoni dan Aspekoni menggelar Musyawarah Daerah ke-I.
Musdah tersebut dengan mengusung tema " Melalui Musda I Astakoni, Asperkoni, Aspekoni Kita Tingkatkan Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi Dalam Menghadapi Globalisasi", yang bertempat di Hotel Mitra Jalan Supratman Nomor 98 Kota Bandung, Jawa Barat.
Musyawarah daerah kesatu dihadiri oleh 20 DPC kabupaten/kota dan para undangan. Diantaranya; akademisi, perusahaan konstruksi daerah dan kerabat. Bukan hanya itu, kegiatan itu juga dihadiri oleh Ketua Umum Asperkoni Yakub F Ismail bersama Ketua Umum Astakoni H Syahruddin, Dewan Pembina H Sholeh Tahir serta Pengurus Pusat H Ubaidilah.
Dimana berikut daftar Ketua dan Kepengurusan DPW Jawa Barat Edi Kunaedi sebagai ketua Astakoni (Asosiasi Tenaga Ahli dan Trampil Kontruksi Nasional), Khoirul Anam sebagai Ketua Asperkoni (Asosiasi Pengusaha Perusahaan Kontruksi Indonesia ) Edi Kunaedi sebagai Ketua Aspekoni (Asosiasi Perusahaan Konsultan dan Pengawasan Kontruksi Indonesia).
Adapun kepengurusan asosiasi tersebut secara lengkap terdiri Ichsan Firmansyah sebagai Dewan Penasehat, Edi Kunaedi
Ketua, Sugeng Sudarmono Ketua I, Darto Ketua II, Sofyan Sugondo, S, Ikom Ketua III, Khoirul Anam Sekretaris, Hermawan Sekretaris I, Rifki Sekretaris II, Cynthia M Rosally Sekretaris III, Husni Mubarak Bendahara, Hasan bin Abidin Bendahara I dan Didin Tohidin Bendahara II.
Kesemua jajaran kepengurusan tersebut secara langsung dilantik oleh Yakub F Ismail dan Dewan Pimpinan Pusat.
Yakub juga memberikan arahan kepada Dewan Pengurus Provinsi Jawa Barat untuk segera membuat laporan dari hasil Musda I yang telah menghasilkan kepengurusan yang definitif untuk Periode 2019-2024 kepada gubernur Jawa Barat dan LPJK provinsi akan keberadaan asosiasi ini. yang juga kemudian "Yang mana Dewan Pimpinan Pusat akan melaporkan kepada LPJK Nasional guna mendapatkan surat perintah peninjauan lapangan agar dapat terverifikasi, dan mendapatkan kewenangan VVA untuk bisa menerbitkan SKA profesi. Baik yang terampil maupun ahli, SBU untuk badan usaha konstruksi maupun konsultan," ungkapnya.
Ketua DPW Jawa Barat Edi Kunedi dalam sambutannya menyampaikan, kiranya setelah kepengurusan definitif terbentuk melalui musda pertama ini seluruh pengurus dapat bekerja keras secara bersama-sama agar apa yang menjadi misi dan misi asosiasi dapat terealisasi.
"Saya juga berjanji akan segera melengkapi pemberkasan serta administrasi lainnya guna dapat memenuhi apa menjadi arahan dari dewan pimpinan pusat," tambahnya pria tersebut. (Red)

Posting Komentar
0Komentar