Tanggul Jebol, Listrik Warga Mati

Redaksi BS
By -
0



// Jembatan Sungai Awi Terancam Roboh 


MURATARA, BS.COM - Akibat roboh tiang listrik milik PLN di Desa Teladas, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis, (7/5), malam, sekitrar Pukul 21.00 WIB, tentu daerah di kecamatan tersebut gelap gulita. 


Gelap gulita sejumlah daerah dan juga pula termasuk rumah penduduk di kecamatan tersebut bahkan terjadi sampai keesokan Jumat-nya. Nah, terlebih lagi sampai Jumat siang listrik pun tiada kunjung hidup sesuai harapan warga. Dengan kejadian tersebut warga resah, serta sekaligus dirugikan.

"Kami merasa dirugikan akibat mati lampu selama sehari-semalaman ini," keluh pria tersebut ketika dibincangi media ini. 


Menurutnya, ia tak menampik mati lampu tersebut bukan disebabkan gangguan perbaikan Cabang PLN Muratara. Melainkan, hal tersebut dampak robohnya tiang listrik murni faktor alam alias longsornya irigasi atau talud dinding penahan tanah jalan di sekitaran Jembatan Sungai Awi Desa Teladas. 


Dengan adanya pristiwa tersebut keesokan hari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muratara bersama pihak Kecamatan Rawas Ulu, Petugas PLN Muratara serta perwakilan masyarakat bergegas langsung ke lokasi kejadian tersebut. Akhirnya, sekitar jam 16.00 WIB, barulah lampu tersebut kembali hidup setelah adanya perbaikan petugas PLN. Sementara itu, di sekitar lokasi sudah dipasangi garis police dari petugas.



Di sisi lain, Wakil Bupati Musi Rawas Utara juga ditunggu-tunggu kedatangannya oleh masyarakat yang berjanji sebelumnya ke lokasi tersebut, akhirnya cuma isapan jempol belaka. Mereka menyayangkan sudah menunggu lama jam 7.00 WIB hingga 11.00 WIB, Jumat, 8 Mei 2026.

"Di sini bukan saya saja kecewa. Banyak yang kecewa. Kan, yang datang ke sini banyak. Ada perwakilan dari kecamatan, ada juga perangkat Desa Teladas, kades bersama staffnya," tulis lelaki asal Desa Teladas tersebut dalam suratnya. 


Ia bersama warga lainnya pun berharap agar pihak PLN Muratara sesegera mungkin memperbaiki robohnya tiang listrik tersebut. Dengan demikian, rumah penduduk tak lagi gelap gulita. Dan, begitu juga sebaliknya aktvitas usaha warga normal kembali tidak dirugikan lagi semacam kemarin.

"Selain itu, kami masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara terkait untuk secepatnya melakukan perbaikan Irigasi Jembatan Sungai Awi ini. Jika tidak, maka jembatan ini bakal terancam longsor/putus. Artinya, aktivitas warga terancam tak menentu kemungkinan lumpuh total juga," cetusnya.

"Mengingatkan, jalan ini merupakan jalan poros menuju Kota Muratara ataupun sebaliknya," ungkap dia. 




Tak jauh berbeda diungkapkan Mito, warga lainnya, dikonfirmasi media ini di lokasi kejadian, Jumat, (8/5/2026), siang. Ia pun mengharapkan perbaikan longsor Jembatan Sungai Awi tiada dapat ditawar-menawar lagi. Dikhawatirkan nanti longsor bakal melebar kemana-mana, yang muaranya lama-kelamaan jembatan itu ikutan putus juga.

"Kita meminta nanti supaya pengerjaan proyek bangunan tersebut dikerjakan sebaik-baik mungkin bagi pemenang tender. Dengan tujuan, agar bangunan dapat bertahan lama dimanfaatkan warga banyak berdasarkan harapan bersama," harapnya, yang kini juga menjabat Kepala Desa (Kades) Teladas itu, dikonfirmasi di sela-sela kegiatan tersebut.

"Saran kami juga buat PLN, mati lampu itu jangan lama semacam yang sudah-sudah. Kalau sejam atau dua jam mungkin saja masyarakat memaklumi. Karena di kita banyak usaha warga menggunakan listrik itu," tutup orang nomor satu di desa tersebut. (Sugi)














Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)