Bangunan Jalan Rajawali II Dikeluhkan Warga - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 08 September 2019

Bangunan Jalan Rajawali II Dikeluhkan Warga


PALEMBANG, BS.COM - Proyek cor beton peningkatan Jalan Rajawali II, RT 23, RW 07 Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning Kota Palembang Sumatera Selatan, yang pekerjaannya telah selesai dikeluhkan warga.

Pasalnya, proyek tersebut tidak ada transparansi, karena tidak ada papan proyek dan jauh melenceng dari RAB (Rencana Anggaran Biaya) ditetapkan pemerintah.

Bahkan proyek cor beton tersebut jauh dari kualitas dan kwantitas pengerjaannya. Dimana dengan panjang sekitar 165 meter tersebut, pihak ketiga hanya menghabiskan 70 kubik cor semen dengan total 10 mobil molen besar. Ini jelas dipertanyakan.

Disamping itu pula, untuk ketebalan cor beton Jalan Rajawali II RT 23 RW 07 Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning tersebut, pihak pemborong diduga hanya mengecor ketebalan lapisan jalan sekitar 4 centimeter. Hal itu jelas menyalahi RAB, dan mulai dipermasalahkan oleh warga.

Menurut Ison, warga sekitar, selain ada dugaan kecurangan dalam pengerjaannya, pihak kontraktor terkesan menutupi anggaran pembangunan jalan tersebut. Tak hanya itu, dampak dari pembangunan jalan tersebut terdapat banyak debu-debu pasir yang beterbangan sehingga mengganggu aktivitas warga.
“Proyek ini jelas bermasalah, banyak melakukan kecurangan. Lihat saja tebal cor beton tersebut hanya mencapai 4 hingga 8 centimeter dan jelas menyalahi RAB. Pengecorannya dilakukan pada malam hari, ini tanda-tanda tidak ada transparansi. Papan proyeknya tidak ada, sehingga warga tidak tahu berapa besar anggaran pembangunannya,” katanya, Minggu (8/9/2019).

Sedangkan Yanto, warga yang sama menerangkan, akibat pembangunan jalan tersebut banyak sekali debu-debu. Apalagi ditambah musim kemarau ini, jadi sangat mengganggu kesehatan.
“Coran beton itu asal jadi saja, pemborongnya tidak memperhatikan lingkungan lagi. Pembangunannya pakai uang rakyat dari pajak, tetapi pengerjaannya tidak sesuai. Pemborongnya ingin untung banyak,” ujarnya.

Sementara Bobbi, Ketua RT 23, RW 07 Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning saat dikonfirmasi menjelaskan, dirinya tidak tahu pasti anggaran pembangunannya. Soal ketebalan cor beton tersebut, pihak pemborongnya tidak memberikan penjelasan.
“Memang sebelum mau dibangun pemborongnya izin pemberitahuan. Nah, anggarannya saya tidak tahu karena tidak ada papan proyeknya. Perusahaan yang mengerjakannya pun saya tidak tahu dari CV apa,” keluhnya.

Terpisah, Edo, pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut menerangkan kalau proyeknya telah sesuai RAB. “Papan proyek ada, tapi memang sudah dilepas. Nanti kalau sudah kering cor beton itu, akan dilapisi aspal curah,” ujarnya ketika disinggung atas CV apa yang mengerjakannya, Edo tidak mau berkomentar lebih lanjut. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here