Pol PP Tertibkan PKL Nakal di Padat Karya - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 22 Januari 2020

Pol PP Tertibkan PKL Nakal di Padat Karya


PRABUMULIH, BS.COM - Patut dianjungi jempol bagi Satuan Polisi Pamong Praja, Kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel). Dimana, sesuai dengan keluhan warga kemarin terkait Jalan Padat, Kelurahan Gunung Ibul (GI), Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih sering terjadi kemacatan kendaraan akibat lapak dan parkiran Pedagang Kaki Lima (PKL), khususnya pedagang Buah Durian yang nakal.

Dimana, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Prabumulih, Rabu (22/1) terkait hal itu langsung mengambil langkah tegas atas keluhan warga tersebut dengan turun langsung melakukan penertiban para PKL durian yang berjualan diatas trotoar disepanjang Jalan Padat Karya tersebut.
"Sudah kita tertibkan mereka (pedagang, red) durian yang berjualan diatas trotoar hingga memakan bahu jalan kita," ujar Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Prabumulih, Hartono, Rabu (22/1/2020) kepada Berantassumsel.com.

Menurutnya, setelah diberikan arahan dan peringatan keras soal mereka dilarang lagi berjualan diatas trotoar atau pun memakan bahu jalan, yang mana jualan tersebut memakai terpal sebagai pelindung buah dagangannya. Mereka pedagang, diakui kasat, akan menurunkan sendiri terpal penutup buah miliknya pas dipenertiban.
"Nah, mereka juga berjanji tak akan lagi berjualan diatas trotoar jalan dan memakai terpal, yang hal ini dapat menganggu aktivitas mobil atau pun motor melintas disekitaran lokasi jualan dagangannya," terang kasat penertiban peringatan PKL  tersebut dipimpin langsung dirinya bersama anggota dan dibantu petugas gabungan seperti anggota bhabin kamtibmas, bhabinsa dan Lurah Gunung Ibul.

Bukan cuma penertiban para PKL Buah Durian musim tahunan saja yang dilakukan pihaknya, lanjut Hartono begitu ia biasa disapa, dalam rahazia ini. Juga sebaliknya pun pula pihaknya sekaligus menertibkan pedagang lain yang berjualan diatas trotoar Jalan Padat Karya.
"Itu pedagang kita ingatkan juga agar memindah/memundurkan ke belakangan dagangan mereka dari atas trotoar jalan. Kan, trotoar ini buat pejalan kaki. Bukan sebaliknya dijadikan tempat mereka berjualan," tambah pria berbadan kurus dan bertopi itu seraya menghimbaukan supaya para pedagang jangan lagi berjualan diatas trotoar disepanjang jalan ini.

Dikatakannya, adapun berbagai pedagang lain sama juga yang diberikan peringatan supaya tak berjualan diatas trotoar. Seperti pedagang kates, mainan anak-anak dan juga ruko penjual perabotan rumah tangga.
"Memang betul ruko ini milik pedagang itu sendiri. Tapi, sebaiknya dagangan jangan diletakkan di trotoar ini. Nah, tadi kita sudah suruhkan pemilik usaha untuk memasuki dagangan mereka ke dalam tokohnya," terangnya.
"Kalau semua pedagang itu sudah diperingatkan alias masih melakukan kesalahan serupa. Maka, kita tidak segan-segan mengangkut paksa barang dagangan mereka nanti," tegasnya.

Terlebih, apa yang dilakukan petugas soal penertiban para PKL siang tadi disepanjang Jalan Padat Karya oleh Sat Pol PP tersebut sudah berdasarkan aturan yang ditetapkan pemerintah.
"Saya dan bersama warga lainnya mendukung Pol PP buat penertiban pedagang yang berjualan dipucuk trotoar jalan ini. Terlebih bagi pedagang duren, yang dampaknya jalan kami sering menjadi macet oleh parkiran kendaraan sembarangan tempat. Ini hal tentunya menganggu perjalanan pengendara yang melintas," kata Aryadi (40), salah pengguna jalan kendaraan bermotor saat dikonfirmasi terpisah. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here