PSBB Mengambang, Pemkot Belum Ajukan Surat ke Gubernur Sumsel - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 29 April 2020

PSBB Mengambang, Pemkot Belum Ajukan Surat ke Gubernur Sumsel


PALEMBANG, BS.COM - Status zona merah di Palembang, Sumatera Selatan ternyata belum bisa memenuhi kriteria pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bahkan sejauh ini Pemkot Palembang belum memberikan surat pengajuan PSBB ke Gubernur Sumsel, H Herman Deru.

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan status Palembang sekarang berada diposisi mengambang.
“Kalau diibaratkan Palembang ini masih sosialisasi terkait PSBB. Jadi posisinya dibawah PSBB, tapi diatas surat edaran instruksi pelaksanaan PSBB,” ungkapnya, Selasa (28/04/2020).

Dewa mengungkapkan, pelaksanaan PSBB Palembang yang sebelumnya akan diterapkan dalam waktu dekat, saat ini pemberlakuan tersebut tidak bisa dipastikan segera. Sebab setelah melalui diskusi pengajuan PSBB, kriteria Palembang belum sesuai permintaan Kemenkes (Kemenkes) Terawan.
“Isu Palembang PSBB sudah kemana-mana, tapi kenyataan sebenarnya surat PSBB belum ada dikasih ke Pemprov Sumsel,” jelasnya.

Kurva sebaran positif corona di 18 kecamatan Palembang juga belum merata. Kriteria yang sesuai dalam penetapan PSBB, jelas Dewa, meliputi pemenuhan persyaratan seperti jumlah peningkatan pasien positif corona harus merata tersebar disemua kecamatan di Palembang.
“Pusat langsung mengatur kriteria, jadi beberapa hal untuk PSBB pertama dari sebaran yang tercatat secara kurva harus ada peningkatan jumlah yang terpapar,” tambahnya.

Sementara, di Palembang sendiri tingkat pemetaan dari 18 kecamatan masih ada yang belum terdampak. Diantaranya Kecamatan Gandus dan Bukit Kecil tidak ada warga positif atau status Covid-19 masih nihil.

Lanjut Dewa, Padahal dari kriteria lain, Palembang sudah memenuhi semua syarat. Seperti ketersediaan Pemkot Palembang dengan memenuhi sarana kesehatan yang mencukupi dan status jaringan sosial aktif.
“Pengamanan jaringan sosial telah siap dari anggaran Rp 200 miliar kemarin. Tim keamanan juga sudah ada dengan bekerjasama bersama pihak polisi, kejari, TNI dan lainnya,” imbuhnya.

Pembahasan PSBB baru akan dibahas dirapat bersama gubernur dan presiden, sikap Pemkot Palembang selama ini dengan membentuk check point diperbatasan kabupaten/kota di Palembang baru sekadar latihan dan simulasi menuju penetapan PSBB. (Jepri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here