Kepsek SDN 5 Kelekar : Sebut Ini Pencemaran Nama Baik - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 15 Januari 2020

Kepsek SDN 5 Kelekar : Sebut Ini Pencemaran Nama Baik


# Bantah Dirinya Jarang Ngantor di Sekolahan

MUARA ENIM, BS.COM - Terkait pemberitaan tuduhan kepada dirinya  jarang masuk dan hadir sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5, Kecamatan Kelekar, Kabupeten Muara Enim Sumatera Selatan, dan juga sebaliknya soal pemberitaan oleh media online yang dinilainya hanya sepihak pemberitaan dirinya. 

Dimana Kepsek SDN 5 Kelekar Matjenu SPd memberikan klarifikasi terkait tuduhan ia jarang ngantor tersebut kepada media ini yang mengatakan, bahwa semua itu tidak benar dan bisa dibuktikan bahwa kehadirannya di SDN 5 adanya buku absen di sekolah.
"Ini semua tidak benar pak, dan saya selalu hadir. Dan, jika pun itu tak hadir karena selaku kepsek kadang kita bertolak ke Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Disdikbud) Muara Enim guna keperluan sekolah," akunya.

Lanjut, Matjenu ini hanya saja ada ketidaksenangan dari oknum yang selama ini. Apalagi oknum itu hanya bisa menilai sepihak, dan pandai memutar balikkan fakta.
"Ya, saya hanya tersenyum saja pak, silahkan oknum guru itu tidak menyebutkan namanya di media dengan menuduh saya jarang masuk sekolah, namun saya dengan tegas bahwa saya nyatakan itu semua tidak benar," terangnya.
"Segala pengabdian dan kinerja sudah saya buktikan di SDN 5 ini, dan saya tidak haus jabatan pak. Nah, memang menurut saya oknum tersebut hanya ingin menciderai pengabdian saya selama ini, saya serahkan melalui aturan dan sebalikya pun pula berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME)," tutur lelaki itu.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Irawan Supmidi, SPd, SE, MM melalui Staf Ratman saat dikonfirmasi menyatakan belum ada laporan terkait masalah itu. Terlebih pihaknya cuma menyayangkan jika hal tersebut tidak bisa diselesaikan secara profesional.
"Ini bisa diselesaikan secara internal terkait permasalahan di sekolahan, dan diharapkan semuanya akan baik-baik saja selama hal ini tidak merugikan para siswa maupun sekolah kita sendiri," tukasnya pria tersebut dikonfirmasi terpisah. (Junaidi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here