Pasien Covid-19 di Sumsel Bertambah 58 Orang - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 21 Juni 2020

Pasien Covid-19 di Sumsel Bertambah 58 Orang


PALEMBANG, BSCOM - Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan (Sumsel) Yusri mengatakan, untuk hari ini ada penambahan 58 kasus positif. Jadi total Minggu (21/6/2020) mencapai 1,779 orang yang positif Covid-19. “Kasus tersebar di beberapa wilayah. Yakni Kota Palembang sebanyak 40 orang, Muara Enim 11 orang, Banyuasin lima orang dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 2 orang,” katanya.

Menurutnya, dari total kasus positif baru itu, Palembang merupakan wilayah tertinggi dalam penularan virus Corona yang terjadi setiap hari. “Kebijakan PSBB merupakan keputusan kepala daerah setempat. Namun dalam pengendalian kasus Covid-19, kita selalu berkoordinasi pihak kabupaten/kota terutama yang mengalami peningkatan dan jumlah tertinggi. Itu selalu kita monitor dan evaluasi,” tuturnya.

Dijelaskan, peningkatan kasus di Sumatera Selatan lantaran masifnya pemeriksaan swab terhadap orang yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19. Sehingga, petugas bisa dengan mudah melakukan tracing terhadap untuk mencegah virus tersebut menular ke orang lain.
“Pengambilan swab dengan orang yang kontak sesuatu yang baik. Namun harus diwaspadai, kita boleh beraktivitas dalam bidang apapun, yang paling penting memperhatikan protokol kesehatan, jangan ketika dilonggarkan kita tidak memakai masker, sehingga kasus ini terus meningkat,” tegas Yusri.

Selain positif baru, jumlah pasien sembuh bertambah tiga orang, yang berasal dari Banyuasin, Lahat, dan Ogan Komering Ulu (OKU). Sehingga total pasien sembuh bertambah menjadi 754 orang. Sedangkan untuk meninggal, hari ini bertambah dua orang yang  berasal dari Palembang. Sehingga totalnya telah mencapai 70 orang.
“Total kasus positif di Sumsel pada hari ini mencapai 1,799 orang, dengan rincian 824 kasus selesai karena sembuh dan meninggal dan kasus yang masih aktif berjumlah 955 orang,” tandasnya. (Jepri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here