Tolak RUU HIP, 22 Bem Mahasiswa Demo Akbar - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 23 Juni 2020

Tolak RUU HIP, 22 Bem Mahasiswa Demo Akbar


JAKARTA, BS.COM - Sebagai upaya menyediakan wadah komunikasi dan konsolidasi untuk menanggapi situasi dan kondisi Indonesia kekinian, puluhan elemen mahasiswa mendeklarasikan Gerakan Mahasiswa Jakarta Bersatu (GMBJ), pada Jumat, 19 Juni 2020 di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Acara yang dibuat secara sederhana dan mengikuti protokol kesehatan di hadiri perwakilan mahasiswa dari berbagai macam organisasi dan perguruan tinggi di Jakarta. Diantaranya Bem Universitas Mercubuana, Ben STPI, Bem UNKRIS, Bem UPI-YAI, Bem UTA 45, Jong Maca, Bem UIC, LMND DKI Jakarta, SEMMI Jakarta Pusat dan bem lainya.

Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Jakarta Pusat, yakni Muhammad Senanatha yang ikut dalam agenda deklarasi mengatakan berkumpulnya hampir seluruh elemen mahasiswa hari ini sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan pemerintah dan DPR RI ditengah Pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia.
“Kami sedang melakukan konsolidasi untuk menyuarakan aspirasi besar besaran bersama seluruh elemen mahasiswa di Jakarta,” ujar Senanatha, belum lama ini.

Sena yang juga sebagai mahasiswa Universitas Nadhatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta menambahkan seharusnya pemerintah bersama DPR RI membuat kebijakan yang pro terhadap rakyat ditengah kesulitan bangsa akibat Pandemi Covid-19, dan tidak membuat polemik serta kegaduhan yang semakin menyengsarakan rakyat.
“Akhir-akhir ini pemerintah dan DPR RI kompak membuat kegaduhan dan polemik ditengah kesulitan bangsa. Untuk itu, kami juga akan mendesak pembatalan RUU HIP dan Omnibuslaw demi menjaga kondusifitas dan keamanan negara, karena RUU yang sedang dibahas oleh baleg DPR RI tersebut tidak pro rakyat dan bisa menimbulkan ancaman kegaduhan nasional,” tutupnya, seperti dikutif Lensa Mahasiswa.

Acara deklarasi GMBJ diakhiri dengan menyampaikan 7 poin tuntutan kepada pemerintah. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here