PPDB, Pengawas Minta SMA/SMK Seimbang

Berantas Sumsel
By -
0

PRABUMULIH, SUMSELNEWS.COM - Dulu peminat bagi warga atau pelajar yang lulus dari tingkat MTS/SMP dinilai kurang berminat melajutkan pendidikan mereka ke Sekolah Menegah Kejuruan.

Namun hal tersebut, dampak dari kemajuan zaman berbasis teknologi dan banyaknya peluang lowongan kerja yang disiap pemerintah dan pihak swasta setelah lulus sekolah. Sehingga, kini banyak pelajar memilih ke SMK alias tak jauh beda perbandingan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) antara SMK/SMA setiap tahunnya.
"Kalau dulu memang mereka (pelajar, red) mayoritas melajutkan ke SMA ketimbang SMK. Tetapi tidak dengan sejak berapa tahun terakhir ini. PPDB SMA dan SMK jumlahnya hampir sama," ujar Koordinator Pengawas SMA/SMK Kota Prabumulih, Drs Azhar Syukri ketika dibincangi Sumselnews, Kamis (6/9/2018) di ruangan kerjanya.

Dengan adanya hal tersebut, kata Syukri pihaknya meminta kepada sebanyak 15 SMA dan 10 SMK negeri dan swasta yang berada dibawah binaannya.
"Agar setiap sekolah untuk stabil menerima pelajar. Artinya, kalau bisa kuota PPDB itu justru seimbang atau stabil," jelasnya.

Menurutnya, alasan pelajar kemungkinan kedepannya lebih berminat ke SMK. Hal itu, lantaran pelajar yang lulus dari sekolah kejuruan ini.
"Memang mereka bisa langsung bekerja, bagi yang tak mau melanjutkan pendidikannya ke pengguruan tinggi," ungkapnya pria yang saat ini sekaligus selaku pengawas berapa SMA di Kota Seingok Sepemunyian.
"Lain halnya dengan siswa SMA memang harus melanjutkan pendidikan bangku kuliahan," bebernnya.

Dikatakannya, sangking anak-anak masyarakat memilih SMK dengan harapan usai lulus sekolah dapat bekerja sesuai skill dimilikinya masing-masing.
"Para wali murid sudah pintar ingin memasuki anak-anak mereka di SMK. Begitupun sebaliknya, sama wali murid buat SMA/MA sederajat lainnya," tukasnya seraya mengatakan hasil penjaringan PPDB SMA/SMK/MA tahun ini sekitar 3 ribuan. (Bakron)
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)