PRABUMULIH, SUMSELONLINENEWS.COM - Kini ratusan jamaah haji asal Kota Prabumulih tengah-tengah khusyuknya melaksanakan ibadah haji atau rukun Islam yang ke-5 di Tanah Suci, Arab Saudi, Mekkah.
Terkait hal tersebut, sejauh ini belum terdapat jamaah haji baik pria ataupun wanita yang diketahui Kementrian Agama (Kemenag) Prabumulih meninggal dunia, seperti jamaah berasal dari daerah lainnya di Indonesia.
"Alhamdulillah sejak berangkat dan hampir mau pulang mereka (jamaah, red) kita belum ada laporan ke kita yang meninggal," ujar Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Prabumulih, Drs, H Yeri Taswin MPdI melalui Kasi Pelaksana Tugas (PLT) Haji dan Umroh Drs, Ali Ghufron MSi ketika dibincangi Sumselnews, Rabu (5/9/2018) di ruangan kerjanya.
Hanya saja, kata Ali pria begitu sapaan akrabnya mereka sekedar mengalami capek-capek karena kemungkinan banyak mengikuti rangkaian ibadah yang harus dilakukan.
"Ya, kalau capek-capek itu hal biasa saja. Namanya juga sedang melaksanakan ibadah," jelasnya.
Dikatakannya, sebanyak 220 jamaah asal kloter 17 tersebut akan tiba di tanah air yakni di Palembang 20 September mendatang.
"Itu berdasarkan jadwal yang kita miliki. Jika tak ada halangan. Mereka sampai di Palembang malam harinya," ungkapnya seraya mendoakan agar jamaah haji yang mayoritas perempuan tersebut dapat pulang dengan selamat.
Namun sebelum kepulangan mereka, lanjutnya, Kementrian Agama dan Pemerintah Kota tentu mengadakan rapat pertemuan terkait penyambutan kedatangannya.
"Dan sekaligus kroscek kesehatan para jamaah. Dikhawatirkan mereka ada yang terindikasi penyakit/membawa virus dari sana," tambahnya lelaki itu yang saat ini sekaligus menjabat Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Kemenag.
"Nah, seadainya ada jamaah terindikasi penyakit itu. Maka akan kami obati dan ditindaklanjuti ke petugas kesehatan kota Seinggok Sepemunyian terkait," tegasnya.
Mudahan apa yang menjadi harapan semua pihak, terutama keluarga jamaah haji yang ditinggalkan di tanah air.
"Keluarga kita semua nantinya dapat tiba di tanah air dengan sehat wal afiat, dan tak memiliki kekurangan apapun. Sehingga ayah dan ibu aku jadi bisa berkumpul semacam dulu lagi," kata Andre (37) merupakan warga Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur ini. (Bakron)

Posting Komentar
0Komentar