PRABUMULIH, SUMSELONLINENEWS.COM - Tak selamanya tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepercayaan oleh pemerintah kepada seseorang dapat berjalan dengan lancar sesuai kehendak.
Sama halnya, yang terjadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Kota Prabumulih, Selasa (4/9/2018) Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam hal ini yakni Kantor Kementrian Hukum dan HAM RI melakukan rolling jabatan Kepala Rutan yang lama Ronaldo Devincitalesa, Amd, IP, SH kepada Kepala Rutan baru Reza Meidansyah Purnama Amd, IP, SH. Dimana, serahterima jabatan (sertijab) tersebut berpusat di Aula Rutan Klas II itu sendiri.
"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah kota (pemkot) dan berbagai pihat terkait selaku mitra rutan selama ini dapat bekerja baik dengan pihak kita," ujar Ronaldo Devincitalesa mantan Kepala Rutan Prabumulih, ketika menyampaikan kata sambutannya yang sempat meneteskan air mata karena pindah tugas baru selaku Kepala Rutan di Kabupaten Sekayu.
Dirinya pun berharap kepada kepala rutan yang baru, kata Ronaldo begitu ia biasa disapa selamat datang dan bergabung di rutan kota ini.
"Semoga dengan kepemimpinan kepala rutan yang baru ini. Nantinya, harapan kita agar dapat membawa rutan lebih baik lagi dari sebelumnya. Dan, yang terpenting teruslah bekerjasama dengan berbagai unsur musyawarah daerah (muspidah) demi kemajuan," jelas lekaki berkacamata tersebut dengan didampingi isteri tercinta seraya mengatakan ia dipercayakan pemerintah bertugas di Prabumulih selama 1,8 bulan.
Sementara itu, pihaknya cukup mengapresiasi keberhasilan kinerja selama 20 bulan keberadaan kepala rutan lama Prabumulih dalam memimpin rutan tersebut.
"Hal itu dapat dibuktikan beliau (kepala) rutan lama dengan terciptanya rutan yang aman, lancar dan kondussif," tambah Kepala Rutan Klas 2 B Prabumulih Reza Meidiansyah.
"Oleh karena itulah, demi kemajuan dan keberhasilan rutan ini. Kami mengharapkan bimbingan, bantuan ataupun dukungan dari kawan-kawan di rutan, pemkot dan pihak terkait lainnya,"
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Dr, H Sudirman D, Hurri SH, MM, MSc meminta kedua kepala rutan yang sama-sama bertugas di tempat baru. Kedepannya dapat menjalani beban pekerjaan diberikan pihaknya dengan sebaik-baiknya.
"Terkhusus kepala rutan kota nanas ini. Atasi berbagai masalah yang ada. Karena tiga bulan pertama hasil kerja itu akan kami evaluasi," terang pria berkulit putih itu.
"Nah, cocok/tidak cocoknya hal itu kita lihat nanti," bebernya.
Dikatakannya, terlebih warga binaan rutan di Kota Seingggok Sepemunyian ini. Mayoritas penghuninya 60 persen dari kasus narkoba. Dan, sisanya barulah terdapat kasus lainnya.
"Artinya, jumlah warga binaan kita selalu meningkat 15 hingga 20 persen pertahunnya. Sekarang warga binaan diatas 500 orang," imbuhnya.
"Terlebih lagi, kami perlu dukungan untuk memanimalisirkan bagaimana cara mencari solusi jalan keluarnya terkait permasalahan narkoba ini," pungkasnya pihaknya mengharap bantuan gedung dari Pemerintah Kota Prabumulih mengingatkan warga binaan perbloknya sudah over kapasitas. (Bakron)

Posting Komentar
0Komentar