Festival Pantun Kelakar Betok Palembang 2026 Resmi Dibuka, Raih Hadiah Rp 20 Juta

Redaksi BS
By -
0



PALEMBANG, BS.COM - Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Drs, Kgs H Sulaiman Amin resmi membuka Festival Pantun Kelakar Betok Palembang, Jumat, (9/12026). 


Di mana, kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (PLT) Rektor Universitas Bina Darma, Prof, Dr, Edi Surya Negara, M, Kom, Ketua Yayasan Harian Bina Darma Palembang, Dr, Bakti Setyadi SE, MM, AK, CA, CPA, CSRS, Dewan Kesenian Kota Palembang, Pengurus HISKI, akademisi, guru, mahasiswa, pelajar SMA, serta para pegiat sastra dan budaya.


Kegiatan pembukaan diramu dalam acara launching Buku Pantun Bidar Unggul dan Sosialisasi Festival Pantun Kelakar Betok Palembang 2026 ini diselenggarakan dengan meriah. Hal tersebut untuk mengangkat pantun merupakan salah kebudayaan Palembang, yang bertujuan demi semata-mata melestari maupun kembali mempopulerkan pantun Palembang tersebut.



Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Palembang, Drs, Kiagus Sulaiman Amin menyampaikan, apresiasi atas inisiatif Universitas Bina Darma Palembang konsisten mengangkat budaya lokal ke ruang akademik dan publik.

"Pantun dan kelakar betok merupakan kekayaan budaya Palembang haruslah diwariskan kita kepada generasi muda," pesannya.


Rangkaian acara tersebut ditandai pemukulan gong sebagai simbol peresmian kegiatan, serta penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Buku Pantun Bidar Unggul, sebagai bentuk pengakuan resmi atas nilai intelektual dan budaya karya tersebut.



Terlebih lagi, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi penyelenggara Festival, Dr, Ferry Kurniawan, MPd guna melaunching Buku Pantun Bidar Unggul, karyanya dan mensosialisasikan Festival Pantun Kelakar Betok Palembang 2026.


Ferry begitu sapaan akrabnya, menyebutkan festival ini dirancang sebagai ruang ekspresi, edukasi, dan regenerasi pelaku sastra lisan Palembang.


Festival Pantun Kelakar Betok Palembang 2026 diawali dengan rangkaian workshop rutin dua kali sebulan mulai Februari hingga Mei 2026 mendatang, yang kegiatan ini terbuka bagi umum dan tidak dipungut biaya sepersen pun. Puncak kegiatan tersebut direncanakan berupa perlombaan pantun di belantaran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, dengan total hadiah cukup pantastis, yakni mencapai Rp 20 juta.


Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Darma (UBD) Palembang berharap pantun dan kelakar betok tak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga sebaliknya pula terus hidup sebagai bagian dari identitas budaya warga Palembang yang kreatif, edukatif, dan membanggakan. (Satria)

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)