Dampak Covid-19 Mahasiswa Butuh Perhatian Pemerintah - Berantas Sumsel

Breaking

Berantas Sumsel

Tegas, Akurat dan Terpercaya

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 06 April 2020

Dampak Covid-19 Mahasiswa Butuh Perhatian Pemerintah


# Soal Biaya Kuliah Mahasiswa

LUBUKLINGGAU, BS.COM -Presiden Republik Indonesia, Ir, H Joko Widodo (Jokowi) telah menggelontor triliunan bantuan dana bagi masyarakat terkait terdampak Virus Corona Disease atau Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu, juga tak terkecuali diberlakukan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan (Sumsel), sama dengan menggelontorkan milyaran rupiah dana terkait penangan Covid-19 yang kini tengah mewabah.

Elda Elian, Mahasiswi Ilmu Pemerintahan Universitas Musi Rawas juga ikut menyorot dana yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura tersebut.
"Milyaran anggaran yang telah disiapkan pemerintah kabupaten atau pun pemerintah kota, yang sekarang kami pertanyakan. Apakah cuma untuk isolasi orang dari perantauan saja, apakah hanya untuk membeli alat pelindung diri (APD) dan apakah sebaliknya di bidang akademik juga ada," ujarnya.

Selanjutnya, Elda sapaan akrabnya, mengatakan mahasiswa juga sekarang sama sebaliknya terdampak akibat Virus Corona Disease- 2019 ini. Diakuinya, kenapa tidak, dirinya juga bekerja sejak adanya kasus corona ini semakin sulit. Terlebih, bagi rekan-rekan sejawat yang masih dibiayai oleh orang tua. Dan, ia yakin di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau dan Musi Rawasa Utata (Muratara) ini tidak semua anak pejabat atau anak pengusaha atau pun sebaliknya bekerja.
"Nah, ini akan menjadi sayatan tajam buat kita semuanya selaku pelajar," keluh wanita berjilbab tersebut.

Bukan satu atau dua saja yang mengeluh terkait hal ini, lanjut dia, tapi mayoritas mahasiswa sama pun pula mengeluhkan hal ini.
"Oleh karena itu kami mahasiswa di Bumi Silampari meminta dan mendesak pemerintah baik kabupaten/kota untuk segera ambil sikap tegas tangani problema yang kian mempersulit ini," pintanya perempuan yang murah tersenyum itu.

Ditambahkannya, sebelumnya mahasiswa disibukan dengan kuliah online, dan sekarang mahasiswa dihantui oleh biaya kuliah ditengah-tengah kasus pademi Covid-19.
"Kemarin banyak kawan yang curhat kepada saya, bahkan ada berapa dari mereka yang akan berhenti kuliah akibat dampak corona ini. Bisakah pemerintah sedikit memperhatikan kami ini," pesannya.
"Jangan abaikan kami. Kami adalah generasi penerus bangsa, jangan acuhkan kami, kami juga merupakan masyarakat yang terdampak akibat kejam dan liarnya virus corona ini," tegas dia. (Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here